Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Breaking News

latest

Warga Tadang Palie Terima Tali Asih Dari Energi Equity Epic Sengkang Melalui Gelombang Seismik Indonesia

Foto : Proses penyerahan tali asih ganti rugi tanaman yang dilintasi kabel seismik    WAJO, teropongpendidikanindonesia.com--Warga Desa Tada...


Foto : Proses penyerahan tali asih ganti rugi tanaman yang dilintasi kabel seismik 

 

WAJO, teropongpendidikanindonesia.com--Warga Desa Tadang Palie,  menerima tali asih atau kompensasi dari PT.Energi Equity Epic Sengkang , melalui Gelombang Seismik Indonesia ( GSI) untuk warga yang lahan pertaniannya dilalui kabel seismik atau ada tanaman yang mengalami kerusakan akibat dilewati oleh tim GSI dan kabel seismik. 


Penyerahan kompensasi dilaksanakan di Kantor Desa Tadang Palie, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan ( Sulsel) . Selasa, 10/03/2026


Kades Tadang Palie, Ambo Lolo, mengucapkan terima kasih kepada PT.Energi Equity Epic Sengkang, melalui Gelombang  seismik Indonesia ( GSI) yang telah memberikan tali asih   atau kompensasi untuk lahan pertanian yang dilewati kabel seismik.


" Saya informasikan kepada warga penerima, itu bervariasi nilai uang yang diterima karena disesuaikan lahan yang dilewati kabel, atau kerusakan akibat kabel seismik,  bukan berdasarÄ·an luas lahan warga ," terang Ambo Lolo


Camat Pammana , Andi Yasman Ampa, meminta kepada warga Pammana , Desa Tadang Palie, agar ikut mensukseskan kegiatan survei seismik eksplorasi untuk mencari titik gas bumi dan kalau berhasil kita semua juga yang akan menikmati, tuturnya



Pengawas lapangan  Quality Control ( QC) dan Humas GSI, Jabal Nur, bahwa pemberian tali asih ini dari Enegi Equity Epic Sengkang, melalui GSI, dan pemberian ini untuk lahan pertanian warga  yang dilalui kabel Seismik.


" Yang mendapat kompensasi hari ini di kantor Desa  Tadang Palie, ada 43 orang, tapi kedepan mungkin akan bertambah  lagi  warga yang mendapatkan kompensasi.  Karena hari ini  kita bentangkan kabel , sesudah itu besoknya kita data untuk   proses pemberian kompensasi  atau  tali asih ganti kerusakan tanaman  warga,  itu disesuaikan dari luas area yang dilintasi bukan luas lahan warga yang dihitung," terang Jabal Nur.   ( lis)

 

Tidak ada komentar