Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Breaking News

latest

198 Wisudawan SMK–SMAK Makassar Siap Perkuat SDM Industri Nasional

MAKASSAR -- SMK–SMAK Makassar mengikuti Pelepasan Lulusan SMK–SMAK dan SMK–SMTI serta Studium Generale Tahun 2026 yang diselenggarakan secar...


MAKASSAR -- SMK–SMAK Makassar mengikuti Pelepasan Lulusan SMK–SMAK dan SMK–SMTI serta Studium Generale Tahun 2026 yang diselenggarakan secara serentak oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Kegiatan yang dipusatkan di SMK–SMAK Bogor ini dipimpin langsung oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan diikuti oleh 27 satuan kerja di lingkungan Kementerian Perindustrian. Kamis (16/07/26)

Dalam sambutannya, Menteri Perindustrian menegaskan bahwa pendidikan vokasi merupakan investasi strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia industri yang unggul, kompeten, dan berdaya saing global. Menurutnya, sektor industri pengolahan terus menunjukkan kinerja yang positif dengan pertumbuhan 5,04 persen pada Triwulan I Tahun 2026, berkontribusi 19,07 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, menyerap lebih dari 20 juta tenaga kerja, serta menyumbang sekitar 82 persen ekspor nasional. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa industri nasional terus berkembang dan membutuhkan tenaga kerja terampil yang siap menghadapi transformasi industri.

Menteri Perindustrian juga menekankan bahwa keberhasilan program hilirisasi dan penguatan industri nasional sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, cita-cita menjadikan Indonesia sebagai negara industri maju tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui kontribusi para analis, teknisi, dan tenaga profesional yang bekerja di laboratorium maupun di lantai produksi. Karena itu, lulusan vokasi diharapkan terus mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, serta menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

Pada tahun ini, SMK–SMAK Makassar melepas 198 lulusan, dengan capaian sementara 49 lulusan telah bekerja, 82 melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dan 67 lainnya sedang menjalani proses rekrutmen di berbagai perusahaan dan institusi.

Kepala SMK–SMAK Makassar, I Ketut Suryawirawan, menyampaikan bahwa sekolah terus memperkuat kualitas pendidikan melalui kerja sama dengan 92 mitra industri, pengembangan tujuh skema sertifikasi LSP, serta inovasi pembelajaran berbasis digital melalui Virtual Reality (VR) yang telah diterapkan pada enam laboratorium. Pada kesempatan tersebut, SMK–SMAK Makassar juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU/PKS) dengan enam mitra, di antaranya PT Grinviro Biotekno Indonesia, Universitas Fajar, Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia, dan Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Selatan, sebagai upaya memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri.

Pada kesempatan ini, I Ketut Suryawirawan berpesan kepada seluruh lulusan agar terus menjaga integritas, mengembangkan kompetensi teknis maupun nonteknis, serta membuktikan bahwa lulusan SMK–SMAK Makassar mampu menjadi insan yang profesional, adaptif, dan berdaya saing dalam menjawab kebutuhan industri.

Melalui kegiatan ini, SMK–SMAK Makassar menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia industri yang unggul, sejalan dengan tema kegiatan "Bersama Mencetak SDM Industri Unggul, Berdaya Saing Global, dan Berkelanjutan."

Tidak ada komentar